Tujuan Menikah Menurut Islam

 

Dalam Islam, menikah disebut sebagai amalan yang menyempurnakan separuh agama. Dengan melakukan pernikahan seseorang akan mendapatkan mafaat dalam kehidupannya terutama dalam melindungi mertabat manusia. Hal ini juga dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Dengan menikah ia dapat melindungi dirinya dari dosa kemaksiatan. Laki-laki dan perempuan yang saling mencintai berharap dapat dipersatukan ke jenjang pernikahan. Tujuan menikah bukan hanya sekedar melaksanakan sunnah rasul, ada beberapa tujuan dari melakukan  pernikahan di dalam Syariat Islam. Dibawah ini akan diulas tujuan menikah diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Melakasanakan sunah rasul

Tujuan utama menikah adalah untuk melaksanakan sunah rasul. Sebagai seorang musim yang beriman kita mempunyai panutan dan teladan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari yaitu Nabi Muhammad SAW.  Dengan menikah berarti kita sudah menjalankan sunnah Rasulullah.

  1. Menjaga diri dari perbuatan maksiat

Tujuan menikah selanjutnya adalah menajaga diri dari perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT yaitu kemaksiatan. Jaman sekarang anak muda menjalin hubungan dengan berpacaran, padahal berpacaran dapat menimbulkan nafsu antara keduanya.

  1. Mendapatkan keturunan

Selanjutnya tujuan menikah adalah mendapatkan keturunan. Dijelaskan dalam Al-Qur’an pada surat An-Nahl ayat 72 yang artinya : “Allah menjadikan kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki yang baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?”.

Dengan menikah berarti sudah melestarikan dan memperluas garis keturunan putra-putra Nabi Adam AS. Dalam pernikahan bukan sekedar untuk mendapatkan anak, tetapi untuk mendidik anak agar menjadi anak yang sholeh dan sholehah, berakhlak dan selalu menjalankan perintah Allah SWT.

  1. Membangun generasi yang beriman

Dengan Islam, membangun rumah tangga berarti membangun generasi muslim yang beriman supaya tidak terjadi kepunahan. Hal ini pun dijelaskan dalam surat Al-Thur ayat 21 yang artinya :

Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya”.

  1. Mendapatkan kenyamanan

Tidak hanya karena sunnah rasul orang-orang melakukan pernikahan. Tujuan menikah juga untuk diri senditi yaitu mendapatkan kenyamanan dan kedamaian di dunia. Hal ini pun dijelaskan dalam Al-Qur’an pada surat Ar-Rum ayat 21 yang artinya : “Dan di antara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir”.

  1. Menjadi pasangan yang bertakwa

Tujuan menikah dalam Islam adalah menjadi pasangan yang bertakwa. Dengan menikah mampu menjadikan insan bertakqa yang akan memperjuangkan nilai-nilai kebaikan bersama. Dengan menikah akan mendapatkan keturunan yan dan menciptakan ketenangan lahir dan batin. Doa untuk menggambarkan setiap pasangan ingin memiliki keluarga yang diharapkan ada pada surat Al-Furqon ayat 74 yang artinya : “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.

Demikian beberapa tujuan untuk melaksanakan ibadah menikah. Selain itu dengan cara menikah seseorang dapat meminta pertolongan kepada keturunannya yaitu kepada anaknya. Pasalnya seorang anak yang soleh dapat memberikan syafaat untuk orang tuanya yang sudah meininggal.