Kembalikan kejayaan islam kanada dirikan stasiun luar angkasa

kejayaan islam di luar angkasa

China berencana membuat stasiun luar angkasa antariksa nanti ukurannya relatif lebih kecil daripada stasiun luar angkasa internasional (ISS). Walaupun lebih kecil, tingkat kesulitan pembuatan modul stasiun antariksa ini lebih tinggi ketimbang sebuah modul tunggal.

Tidak hanya China, Institut Muhammad untuk Ilmu Ruang Angkasa – sebuah organisasi Kanada yang didedikasikan untuk menempatkan dunia Islam kembali di barisan depan penemuan ilmiah – ingin membangun sebuah fasilitias peluncuran luar angkasa di Kanada. Pimpinan dari organisasi tersebut adalah seorang ilmuwan astrofisika, Redouane Al-Fakir. Ia berpendapat bahwa jika negara seperti India, China dan Jepang dapat meluncurkan satelit di angkasa, maka Kanada juga dapat melakukannya.

Dr. Al-Fakir menggunakan sebuah forum publik guna memajukan rencananya, yaitu Peluncuran Luar Angkasa Kanada yang merupakan sebuah fasilitas yang dibangun di luar pantai Kolumbia Inggris. Tujuannya adalah akan meluncurkan misi ke orbit Bumi dan ke tujuan tata surya lainnya seperti bulan, Mars dan yang lainnya.

Dr. Al-Fakir sedang mencari dua tempat pantai untuk fasilitas tersebut yakni Tofino dan Prince Rupert, yang merupakan tempat yang agak terpencil namun dapat diakses dengan jalanan. Tempat ini merupakan kondisi yang ideal untuk pelabuhan luar angkasa.

Dalam usaha untuk mewujudkan impiannya, ia menggalang dana, terutama di Timur Tengah, namun ia menghadapi sebuah tantangan besar karena biaya yang dibutuhkan sangat banyak. Al-Fakir memperkirakan bahwa proyek tersebut akan menghabiskan$100 juta. Dr. Al-Fakir melakukan perjalanan ke Doha, Qatar, untuk berbicara dengan para pejabat yang dekat dengan pemerintah tentang rencananya. Banyak dukungan yang diperoleh dalam misi ini. Dr. Al-Fakir juga berharap untuk menggunakan hubungan institut Muhammad untuk mendapatkan investor non-kepemerintahan untuk proyek tersebut.

Baca Juga : Peluang Usaha Makanan Halal Yang Menjanjikan 2020

Institut non profit miliknya, didirikan pada tahun 2008, terletak di kampus Univeristas Columbia Inggris (University of British Columbia). Dalam situsnya disebutkan adadua tujuan utama yaitu :

1.Memberikan komunitas dunia Islam sebuah institusi luar angkasa ilimiah yang bisa disebut miliknya sendiri dan berkontribusi untuk memajukan Kolumbia Inggris sebagai sebuah pusat dunia untuk ilmu pengetahuan dan teknologi luar angkasa.

2.Institut Muhamad untuk Luar Angkasa adalah sebuah kerangka kerja untuk kolaborasi antara Kanada dan Dunia Islam pada umumnya, yang memasukkan tidak hanya komunitas Dunia Muslim namun juga banyak minoritas agama dan etnis yang secara kebudayaan bagian dari peradaban Islam yang hebat.

Dr. Al-Fakir mengatakan bahwa rencana tersebut akan berharga $500 juta untuk menyelesaikan  pelabuhan luar angkasa yang sementara juga mengembangkan sebuah peluncur roket Kanada. Para ilmuwan, akademisi dan para pemain di dalam industri luar angkasa Kanada telah sering menyayangkan ketidakhadiran fasilitas peluncuran roket di negara tersebut. Masalah tersebut muncul berulang kali di konferensi dewasa ini dari Masyarakat Luar Angkasa Kanada di Ottawa.

Al Scott, seorang ilmuwan untuk sebuah perusahaan luar angkasa, mengatakan bahwa ia menyambut usulan Peluncuran Luar Angkasa Kanada. Dr.Al-Fakir mengatakan pada Pers Kanada tentang targetnya untuk menyelesaikan proyek luar angkasa tersebut pada tahun 2015.