7 Larangan Istri terhadap Suami

Dalam suatu rumah tangga suami dan istri mempunyai hak dan kewajibannya masing-masing. Seorang istri wajib untuk tunduk dan patuh kepada suaminya yang menjadi pemimpin dalam keluarganya. Namun terkadang seorang istri tanpa sadar melakukan perbuatan berdosa yang merusak semua amal kebaikan yang pernah dilakukan. Dalam Islam ada beberapa sikap dan perbuatan yang dilarang dilakukan oleh seorang istri terhadap suaminya. Seorang istri yang sholehah akan senantiasa mencari ridho suaminya supaya terhindar dari murka dan laknat Allah SWT. dibawah ini akan membahas larangan istri kepada suami menurut  syariat Islam, antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Tidak menaati perintah dalam kebaikan 

Larangan Islam bagi istri kepada suami adalah tidak menaati perintah. Suatu contoh seorang suami memerintah istrinya untuk melaksanakan solat. Maka perintah tersebut harus segera istri laksanakan, karena hal itu tergolong perintah untuk kebaikan. Kecuali perintah yang melanggar aturan islam dan kesusilaan.

Dalam hadits riwayat Rasulullah bersabda :” Apabila seorang isteri telah mendirikan salat lima waktu dan berpuasa bulan Ramadan dan memelihara kehormatannya dan mentaati suaminya, maka diucapkan kepadanya: Masuklah Surga dari pintu surga mana saja yang kamu kehendaki.”(HR Ahmad dan Thabrani)

  1. Menolak ajakan suami berhubungan intim

Rasulullah saw bersabda: “Apabila laki-laki mengajak istrinya ke tempat tidurnya kemudian ia menolak untuk datang lalu laki-laki itu tidur semalam dalam keadaan marah kepadanya, maka ia dilaknat oleh malaikat hingga subuh.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits tersebut dijelaskan seorang istri yang menolak ajakan suaminya berhubungan intim merupakan dosa. Kecuali istri dalam keadaan menstruasi atau haid.

  1. Tidak menjaga harta suami

Sebagai seorang istri tidak boleh mengkhianati kepercayaan suaminya dengan menghambur-hamburkan harta suami yang telah dia cari dengan bekerja keras, apalagi hingga digunakan untuk perbuatan maksiat. Maka dari itu seorang istri sepatutnya menjaga harta suaminya sehingga ia percaya kepada istrinya.

Sayidina Ali k.w.j. berkata: “Seburuk-buruk sifat bagi kaum laki laki itu adalah sebaik-baik sifat bagi kaum perempuan yaitu kikir dan bersikap keras dan takut. Karena sesungguhnya perempuan itu jika kikir, maka ia memelihara harta suaminya dan jika bersikap keras, maka ia menjaga diri dari berbicara kepada setiap orang dengan perkataan yang halus (mesra) yang menimbulkan sangkaan yang buruk, dan jika penakut. maka ia takut dari segala sesuatu, oleh karena itu ia tidak berani keluar dari rumahnya dan ia menjauhi tempat-tempat yang menimbulkan kecurigaan yang buruk karena takut kepada suaminya“.

  1. Keluar rumah tanpa izin suami

Seperti halnya yang telah dikatakan oleh Sayidina Ali k.w.j di poin 4. Maka seorang istri ketika bepergian harus ditemani oleh mahramnya yaitu suaminya.

  1. Meninta cerai tanpa alasan kepada suami

Rasulullah SAW bersabda : “Wanita mana saja yang meminta kepada suaminya untuk dicerai tanpa kondisi mendesak maka haram baginya bau surga”.(HR Abu Dawud, At-Turmudzi).

  1. Tidak bersyukur dengan pemberian suami

Rasullullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya”.

Seorang suami yang sudah menafkahi istrinya, walaupun tidak banyak namun istrinya tidak pernah bersyukur dan berterimakasih kepada suaminya maka durhakalah dia sebagai seorang istri kepada suaminya.

  1. Membangkang terhadap suami

Membangkang terhadap suami juga merupakan larangan istri. Sebagai istri yang solehah tidak akan pernah mengkang kepada suaminya. Ketika suami berbicara, istri akan mendengarkan dengan baik dan tidak memotong pembicaraan kepada suami. Jika ingin menyela minta persetujuan terlebih dahulu. Dengan komunikasi yang baik tidak akan membuat ketegangan sehingga terjadi perselisihan.

Demikian 7 larangan seorang istri terhadap suaminya menurut Ajaran Islam. sebaiknya pebuatan-perbuatan di atas tidak diterpakan dalam kehidupan sehari-hari yang menimbulkan kehancuran dalam rumah tangga.