6 Ilmuwan Islam Dalam Ilmu Matematika

6 Ilmuwan Islam dalam Ilmu Matematika

Islam mulai berjaya pada era 780-1258 Masehi. Diawali dengan banyaknya ilmuwan yang berkontribusi di bidang ilmu pengetahuan. Pada waktu itu para ilmuwan berhasil menciptakan berbagai ilmu pengetahuan yang berpengaruh bagi Dunia. Lahirlah Ilmuwan-ilmuwan muslim salah satunya di bidang matematika. Antara lain penemuan aljabar, trigonometri, bilangan irasional dan lainnya. Nah, Di bawah ini adalah nama-nama ilmuwan muslim yang berkontribusi dalam ilmu matematika serta pembahasannya. Diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. AL-Khawarizmi

Ilmuwan pertama yang akan dibahas adalah Al-Khawarizmi yang mempunyai nama lengkap Muhammad bin Musa Al-Kwawarizmi. Ia adalah seorang ilmuwan di berbagai bidang, ahli dalam bidang matematika, astronomo, astrologi dan geografi. Al-Khawarizmi lahir sekitar tahun 780 di Khwarizm yang sekarang ini dikenal dengan daerah khiva, Uzbekistan. Ia hidup selama kurang lebih 70 dan meninggal dunia di tahun 850 di Bagdad.

Al-khawarizmi dikenal sebagai bapak Aljabar karena ia berperan penting dalam penemuan konsep aljabar dan algoritma. Ia juga penemu sistem penomoran dari angka satu sampai 10. Sampai saat ini konsep Al-khawarizmi masih digunakan.

  1. Al- Buzjani

Ilmuwan Muslim kedua yang ahli dalam bidang matematika adalah Al-Buzjani. Ia memiliki nama lengkap Abul Wafa Muhammad Al Buzjani. Ia ilmuwan muslim yang lahir di Nishapur, Iran pada tahun 940-997/998.  Kemudian ia pindah ke Irak di tahun 959 untuk mempelajari ilmu matematika khususnya yaitu trigonometri. Tak hanya di bidang matematika ia juga mempelajari pergerakan bulan, sehingga salah satu kawah di bulan dinamai Abul Wafa. Beliau adalah penemu relasi identitas trigonometri dan aturan sinus.

  1. Al-Biruni

Nama lengkap Al-Biruni adalah Abu Raihan Al-Biruni. Beliau lahir di Khawarazmi, Turkemenistan atau Khiva di kawasa Danau Aral di Asia Tengah pada tanggal 4 september di tahum 973. Al-Biruni hidup selama kurang lebih 75 tahun dan akhirnya meninggal pada tanggal 13 Desember di tahun 1048. Beliau merupakan ilmuwan muslim di bidang matematika, astronom, fisikawan, sarjana, penulis ensiklopedia, filsut, filsuf, pengembara, sejarawan, ahli geografi, ahli farmasi dan guru, yang banyak menyumbang kepada bidang matematika, filsafat, obat-obatan.

Dalam bidang matematika kontribusinya sangat banyak diantaranya adalah penemu Aritmatika teoritis dan praktis, penjumlahan seri, kaidah angka 3, bilangan irasional, teori perbandingan, geometri, defini aljabar, metode pemecahan penjulamahan aljabar, teorema Archimedes dan Sudut segitiga.

  1. An-Nayrizi

Ilmuwan yang keempat adalah ilmuwan muslim yang bernama An-Nayrizi. Beliau memiliki nama lengkap Abu Al-Abbas Al-Fadhl ibn Hatim An-Nayrizi. Beliau lahir di provinsi Fars, Iran di tahun 865 dan hidup selama kurang lebih 57 tahun dan meninggal pada tahun 922. Tidak hanya sebagai ilmuwan matematika ia juga ilmuwan astronom.

Kontribusinya dalam ilmu matematika adalah tentang perhitungan arah kiblat dengan menerapkan teorema-teorema geometri bola yang dikenalkan oleh Menelaos.

  1. Al-Kindi

Ilmuwan muslim terakhir yang akan dibahas adalah Al Kindi. Beliau mempunyai nama lengkap Abu Yusuf Yakqub ibn Ishaq As- Sabbah Al kindi. Lahir pada tahun 801 dan meninggal dunia pada tahun 873. Selain sebagai ilmuwan matematika, karrya beliau sangta banyak diberbagai ilmu, diantaranya ilmu dari metafisika, etika, logika dan psikologi, hingga ilmu pengobatan, farmakologi, astrologi dan optik, juga meliputi topik praktis seperti parfum, pedang, zoologi, kaca, meteorologi dan gempa bumi.

Beliau sangat menghargai matematika, karena matematika menurut Al-Kindi adalah ilmu penting sehingga tidak mungkin bagi sesesorang untuk mecapai keahlian dalam filsafat tanpa terlebih dulu menguasai matematika. Ilmu matematika tersebut meliputi bilangan, harmoni, geomteri, dan astronomi.

Demikian salah lima ilmuwan muslim dalam bidang ilmu matematika yang sampai saat ini masih kita terapkan dan gunakan.